Sudutberita.com Dharmasraya (SUMBAR)~ Akibat hujan turun terus menerus beberapa pekan belakangan ini di kabupaten Dharmasraya Sumbar, Daerah yang di aliri sungai Batang hari ini meluap.

Jumat(13/12) Dharmasraya jadi lautan danau, akibat meluapnya air Sungai Batang hari,Banyak Nagari yang terdampak dari luapan Sungai Batang Hari itu, diantaranya yang di lalui aliran Sungai Batang Hari

Adapun salah satu wilayah yang cukup parah terdampak dari meluapnya air Sungai Batang Hari ini adalah Nagari Sitiung, yang mana akses jalan raya propinsi sitiung putus akibat genangan air.

Pada saat air pasang ada 8 warga Nagari Sitiung yang terjebak tepatnya di Jorong Pisang Rebus Nagari Sitiung, warga bahu membahu membantu menyelamatkan warga yang terjebak banjir yang di bantu oleh BPBD kabupaten Dharmasraya ,dan pihak kepolisian resor Sitiung 1 koto agung yang langsung di pimpin oleh Kapolsek sitiung 1 koto agung Iptu Endrizal Oktavianus, S.H, dan juga dari pihak TNI,Bhabin Kamtibmas Nagari Sitiung, Sertu Elva Indra.

Wawancara sudutberita.com dengan Bapak Sodikin (43 th) Ketua RT setempat sekaligus salah satu dari 8 warga yang terjebak kebanjiran, beliau mengatakan saat banjir melanda beliau dan masyarakat lainnya sedang berada di kebun, dan tiba-tiba air naik sangat tinggi, sampai mereka tidak bisa lari menjauh dari kencangnya naik debit air.

“Kami lagi berada di kebun dengan warga yang lain,tiba tiba air naik dengan derasnya sampai-sampai kami tidak bisa keluar dari jebakan air, kami menyelamatkan diri dengan teman-teman ada yang di atas pohon sawit dan juga ada di batang kayu,kami hanya bisa berdoa di atas ketinggian air, supaya air cepat surut,satu jam kami di atas pohon baru datang bala bantuan dari BPBD dan pihak kepolisian.” Ungkap Sodikin

Alhamdullah semua masyarakat yang terjebak di tengah-tengah banjir itu bisa di selamatkan, Tampa ada luka parah satupun, Adapun dampak kerugian akibat banjir kelompok tani karya jr. Pisang rebus adalah tanaman padi lebih kurang 15 H, taman hulti kultura 45 H. Dan motor warga terjebak di genangan banjir itu 4 buah motor.

Dan Samapi pada malam harinya pihak kepolisian resor Sitiung 1 Koto Agung, BPBD Dharmasraya dan masyarakat tetap berjaga n memantau kondisi dikarnakan debit air masih naik Samapi pukul 21.00wib waktu setempat. (#Ny)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *