SUDUTBERITA.com, Mentawai (SUMBR) – Organisasi masyarakat JPKP(Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan) Sumbar sudah mulai melihatkan kehadirannya kepada masyarakat yang ada di provinsi Sumatra Barat, walaupun umur nya baru setahun jagung dengan pengurus sekarang ini, Akan tetapi giat dari pengurus sudah terlihat baik dari tingkat DPW ataupun DPD di setiap Kabupaten/Kota sudah mulai bekerja, Terlihat dari 19 Kabupaten/Kota yang ada di Sumbar 7 sudah berjalan dan telah mendapatkan SK dari pimpinan DPP JPKP.

Salahsatunya adalah Kabupaten Kepulauan Mentawai, DPD Mentawai setelah mendapatkan SK dari pusat langsung bergerak, dan menunjukan eksistensinya buat mengawal pemerintahan dan membantu masyarakat yang ada di daerahnya, semua anggota bergerak menurut tanggung jawab masing-masing bidang, JPKP sudah sangat diterima oleh masyarakat Mentawai, dan juga pemerintahan kabupaten Mentawai khususnya,terlihat kerjasama yang telah dilakukan oleh DPD JPKP Mentawai,
Ketua JPKP Mentawai Bapak Riki Wisma yang di temui di sela-sela kesibukannya menyampaikan,” Kami dari DPD Mentawai akan siap mendampingi pembangunan yang ada di kabupaten Kepulauan Mentawai ini, Walaupun kami dari JPKP ini baru kami akan buktikan kepada hal layak ramai bahwa kami akan siap kapanpun untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, Terutama di bidang kesehatan, penanggulangan bencana,dan juga kemaslahatan umat di Mentawai, Sesuai dengan tupoksi kami di masing-masing bidang yang ada di JPKP, Tampa melanggar AD/ART yang ada di JPKP.”Pungkas Ketua DPD JPKP Mentawai.

Lanjut Riki wisma menyampaikan” Kami DPD Mentawai telah melakukan kerja sama dengan Pemerintahan Daerah, dan beberapa dinas yang ada di Kepulauan Mentawai ini, Sudah ada Tiga kerjasama yang kamilakukam dan kami akan terus bergerak dalam bentuk kerjasama dengan seluruh Dinas yang ada di Mentawai ini,” ungkap Riki

Yang mana diantara kerjasama yang telah di lakukan DPD JPKP Mentawai ialah dengan, PSKP Santo Yusuf Padang dalam hal kerjasama kemanusiaan, PSKP Santo yusuf padang akan membantu Masyarakat mentawai dalam menyediakan peti jenazah gratis bagi warga mentawai yg meninggal di Padang, Rumah duka dan ambulan (semua gratis)
Kerja sama dengan Dinas Kesehatan Mentawai, kerjasama untuk memerangi Gizi buruk, Stunting, Dan Kartu Indonesia Sehat.

Kerja sama Dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dalam bidang Kebencanaan dan kemanusiaan, karena mengingat Mentawai adalah Daerah Rawan Gempa.

Apresiasi terlihat dari Dinas kesehatan Mentawai dalam sebuah postingannya di dunia Maya seusai bertemu dengan pengurus DPD JPKP mentawai mengatakan,” Jangan takut akan kegagalan, Karena orang yang tidak pernah gagal adalah orang yang tidak pernah melangkah, Sekecil apapun dukungan akan memberikan manfaat untuk masyarakat, Dengan kebersamaan pasti kita akan dapat memudahkan semua urusan, Terimakasih DPD JPKP Mentawai atas kedatangan dan dukungannya untuk membangun kesehatan di kabupaten yang kita cintai ini,” pungkas kepala Dinkes

Dalam wawancara kami SUDUTBERITA.Com dengan Wakil Ketua DPW JPKP SUMBAR Bapak Nasri Yussalam, Beliau mengatakan,” DPD JPKP Mentawai adalah salah satu dari Tujuh Daerah yang sudah mendapatkan SK dari DPP, Kita dari DPW sangat mengapresiasi kerja yang dilakuakan kawan-kawan yang ada di Kepulauan Mentawai, walaupun baru mendapatkan SK teman-teman disana sudah menunjukan eksistensinya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,”Kata Nasri

Lanjut ia katakan,” kita patut acungkan jempol kepada teman-teman DPD Mentawai, Walaupun DPD Mentawai Baru tapi mereka sudah menunjukan jati diri, dan telah melakukan terobosan yang mana nantinya akan membantu masyarakat yang membutuhkan di daerahnya, Kita berharap kepada DPD kab/kota yang lain juga melakukan hal yang sama di daerahnya masing-masing, Kita dapat mencontoh semangat juang yang di miliki teman-teman kita yang ada di DPD Mentawai supaya sinergitas kita dengan pemerintahan untuk membantu masyarakat akan tetcapai.” Pungkas Wakil Ketua DPW JPKP SUMBAR.

Kita juga berharap hadirnya kembali JPKP(Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan) di Ranah Minang ini akan mebawa dampak positif, supaya bisa bersinergi dengan pemerintahan untuk masyarakat Sumatera Barat. (Nasri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *