SUDUTBERITA.com – KUTAI BARAT (Kaltim) | Turut serta dalam penanggulangan bencana Covid-19 PT.Gunung Bara Utama (GBU) salurkan Corporate Social Responsibility (CSR) melalui program tanggap bencana covid-19.

AJ Dennis, SVP Eksternal mengaku pada tahap ke 3 ini  PT GBU menyerahkan CSR dalam bentuk pengadaan tabung oksigen.

“Dikarenakan kekurangan suply tabung oksigen di Kutai Barat, bantuan tahap tiga ini berupa tabung oksigen,”terang Dennis melalui pesan WhatsApp, Kamis 16/9/21.

“Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan covid dari tahun 2020. Kegiatan masih berlangsung hingga tahun 2021.”tambahnya.

Sedangkan kegiatan CSR berikutnya, PT GBU yang bergerak di bidang Penambangan Batubara itu akan berfokus pada penyediaan Alat Pelindung Diri (APD).

“Berikutnya pada tahap ke 4 adalah penyediaan APD untuk Penanganan Covid-19 kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).”ucap Dennis.

“Kami perusahaan selalu berusaha terlibat aktif dalam kegiatan Program Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat di Kutai Barat dan berkerjasama dengan pemerintah Daerah dan Desa untuk mewujudkan Kutai Barat yang Lebih Baik Dari Hari Ini sesuai slogan dari pak Bupati Kutai Barat.”tutup AJ Dennis.

Diketahui jumlah tabung oksigen yang diserahterimakan secara langsung kepada dr. Ritawati Sinaga, Kadis Kesehatan di kantornya adalah sebanyak 10 tabung oksigen dengan kapasitas 6 M3 per tabung.

Secara terpisah, saat dihubungi
awak media SUDUTBERITA.com Ritawati menyebut dengan adanya bantuan tersebut telah membantu Pemerintah dalam mengatasi kekurangan oksigen.

“Jumlahnya ada 10 isi 6 m3 yang besar. Untuk pemenuhan kalau secara garis besar kita masih kurang. Karena untuk adanya pandemi ini kan kita tidak memprediksi, tidak tahu apakah masih melonjak nanti ada gelombang ketiga atau gimana. Jadi kita wajib bersiap-siap senantiasa untuk pemenuhan oksigen ini,”sebut Rita melalui sambungan telepon seluler sekaligus menyampaikan terimakasih atas partisipasi PT.GBU. Kamis 16/9/21

Meskipun status kasus Covid-19 di Kutai Barat sudah melandai, namun demikian Kadis Kesehatan Kutai Barat itu juga meminta masyarakat untuk tetap waspada dengan menerapkan protokol Kesehatan secara ketat.

“Pesan kami dari dinas Kesehatan, ayo masyarakat kabupaten Kutai Barat jangan dulu euphoria. Kita tetap melakukan protokol kesehatan secara disiplin yaitu dengan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak supaya kita bisa cepat bangkit dari keadaan kita selama ini,”tegas Rita.

Mengakhiri dr Rita mengingatkan untuk tetap menjaga imunitas (daya tahan tubuh). Dan ikut menyukseskan program vaksinasi yang digalakkan Pemerintah.

“Yang belum vaksin mari memvaksinkan diri, daftarkan diri anda di Puskesmas terdekat supaya bisa mencapai heard immunity kita untuk kedepannya,”pungkas Ritawati Sinaga.

Dalam acara serah terima tersebut Kadinkes didampingi Sumiati, kepala bidang Pelayanan kesehatan (yankes) dan Ana, kepala gudang instalasi farmasi.

Sedangkan dari pihak PT.GBU :
Indra Wirawan selaku Plant Dept,
Suritnoyono selaku Procurement Dept, Mikael Naibaho selaku Engineering Dept dan AJ.Dennis selaku CSR

Diketahui sebelumnya PT GBU pada tahap pertama telah menyalurkan bantuan bahan dan alat untuk penyemprotan disinfektan, yaitu berupa chemical sprayer dan chemical disinfektan.

Selain itu ada bantuan ongkos perbaikan Rumah Sakit Pratama dan pembagian sembako dan masker kepada 10 kampung binaan dan beberapa elemen masyarakat serta APD untuk Dinas Kesehatan Kutai Barat.
(SB/PSB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *