KUTAI BARAT (Kaltim),

SUDUTBERITA.com              | Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) terjadi di Jalan Sendawar Raya dua jalur Barong Tongkok – Melak Kutai barat Kalimantan Timur.

Setelah sepekan sebelumnya telah terjadi lakalantas yang menelan korban jiwa di depan Katholik Center Sendawar.
Kali ini terulang lagi kecelakaan antara Sepeda motor Yamaha dengan sebuah mobil di Jalan Sendawar Raya jalur dua, tepatnya diseberang jalan depan Gereja GKII di kampung Ngenyan Asa, kecamatan Barong Tongkok Kutai Barat. Jumat 8/10/21 sekira pukul 11 WITA.

Menurut salah satu saksi mata menyebut, sebelum terjadi kecelakaan kedua kendaraan nampak melaju beriringan dari arah Barong Tongkok menuju Melak. Mobil Honda Brio yang warna hitam yang dikendarai oleh Novi warga Linggang Mapan kecamatan Linggang Bigung melaju didepan sedangkan motor merk Yamaha Seoul dikendarai Rini menyusul di belakangnya.

“Kedua kendaraan berjalan beriringan, dengan posisi mobil didepan dan motor dibelakangnya,”ucap seorang pria (saksi mata yang tidak mau disebutkan identitasnya) di TKP. Jumat siang 8/10/21 sekira pukul 11.40 WITA.

“Selanjutnya mobil belok ke kiri mau masuk halaman rumah, dan tiba-tiba motor menabrak samping kiri bagian belakang mobil sehingga motor meloncat trotoar dan menyerempet pohon kelapa, dan pengendaranya terlempar kedepan .”lanjutnya.

Dalam pantauan media ini, korban pengendara sepeda motor berjenis kelamin seorang wanita langsung dibawa ke Instalasi Gawat Darurat RSUD Harapan Insan Sendawar (HIS).

Sementara itu kondisi sepeda motor dalam kondisi rusak parah bagian depan, sedangkan mobil penyok bagian kiri dan samping belakang. Ban belakang kiri pecah dan harus diganti oleh petugas satlantas saat akan dibawa ke markas polres Kubar.

Saat dihubungi dokter jaga IGD RSUD HIS mengaku ada seorang wanita korban lakalantas dibawa oleh petugas kepolisian dan tengah dalam penindakan medis di ruang IGD.

“Ada seorang ibu korban lakalantas dibawa kesini oleh petugas kepolisian pak. Ibu  bernama Rini Sumarto usia 43 warga kampung Ngenyan Asa,”ucap dr. Junita Matondang, dokter jaga shift sore RSUD HIS Kutai Barat. Jumat 8/10/21 sekira pukul 12.46 WITA melalui sambungan telephon seluler.

Junita menyebut pasien dalam kondisi sadar penuh, namun demikian memerlukan tindakan medis dengan menjahit luka yang cukup lebar di bagian kaki.

“Kondisinya sadar penuh pak,  ya cuma kesakitan karena pada punggung kaki kanan ada luka robek. Kami cek kesadarannya penuh, karena kondisi aman dan tidak ada luka atau benturan pada kepala, kami fokus pada kakinya. Kami rawat cuci pada kakinya dan sekarang dalam proses penjahitan,”sambungnya.

“Kalau sepertinya, melihat kondisinya bisa rawat jalan sih pak.”pungkas dr Junita.

Sampai berita ini diterbitkan, Kasatlantas Polres Kutai Barat, AKP Toni Joko Purnomo saat ditemui awak media setelah melakukan Sholat Jumat belum bisa memberikan keterangan karena belum ada laporan masuk ke mejanya. (Red-SB/PSB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *