SUDUTBERITA.com – Gresik | Setelah beberapa media memberitakan pernyataan yang mencatut institusi kepolisian saat dikonfirmasi oleh LPI Tipikor RI yang kemudian menjadi berita panas, akhirnya H. Amin menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf.

Sebelumnya telah diberitakan oleh media ini bahwa H. Amin salah satu pengusaha pupuk di Gresik yang akrab dipanggil dengan Haji Am menyebut kata ‘sudah Atensi dengan pihak kepolisian Polresta gresik dan polda jatim’, saat dimintai klarifikasi oleh team LPI Tipikor RI pada Jumat, 12/2/2021.

Baca juga:
https://www.sudutberita.com/hukum/ketua-umum-dpp-lpi-tipikor-aidil-fitri-s-h-soroti-dugaan-pengusaha-pupuk-ilegal-yang-libatkan-oknum-aparat-di-wilayah-jalur-pantura-jawa-timur/

Dengan pemberitaan dugaan pencatutan dan pelecehan terhadap Aparat Negara dengan seragam baju coklat itu, selanjutnya H. Amin menyampaikan klarifikasi dan sekaligus permintaan maaf kepada pihak LPI TIPIKOR RI Jatim, Polres Gresik dan Polda Jatim.

Gambar: H. Amin dan istri saat sampaikan klarifikasi & permohonan maaf

Kepada SUDUTBERITA.com,  H. Amin menyatakan bahwa ucapan yang disampaikan waktu itu adalah faktor salah faham dan khilaf saja.  “Ucapan saya waktu itu hanya kesalah-fahaman saja,” sebutnya. 

Hal tersebut terjadi karena dipicu oleh banyaknya oknum wartawan yang datang di penggilingan pupuknya, “Sering datang wartawan, yang membuat saya jengkel, mereka mengatakan dari polda Jatim.” jelas H. Am. Jumat, 12/02/2021

Lebih lanjut ia menyatakan usahanya mempunyai ijin produksi pupuk, hanya tidak sembarang konfirmasi kepada orang yang mengaku dari media atau LSM,  “Saya itu heran mas, ada yang datang satu minggu sekali bersama teman-temannya, ada oknum yang mengaku dari Polda Jatim. Salah satunya bernama Basor, entah dari media apa saya tidak tau. Orangnya tidak menunjukan ID Card dari media apa.” keluhnya.

Masih kata H. Amin, dia menambahkan, “Berkenaan ada kata-kata yang kurang berkenan saat itu, melalui media, saya pribadi H. Amin meminta maaf secara terbuka, Kepada LPI Tipikor RI Jatim dan kepada Polres Gresik serta Polda Jatim. Biar tidak ada kesalah-pahaman antara saya dengan kepolisian Jawa Timur.” sebut H. Amin. 

“Karena kejadian ini, saya imbau kepada pengusaha pupuk di Gresik, kalau usahanya disinggahi oleh oknum wartawan Basor bersama rekannya yang mengaku dari Polda Jatim untuk segera hubungi pihak kepolisian terdekat demi menjaga nama baik Institusi Kepolisian Republik Indonesia.” imbau H. Am.

Secara terpisah, Moch. Hasan. Ketua Tim LPI TIPIKOR Jatim, saat dihubungi membenarkan hal ini. “Kalau dari pihak Owner Pupuk H. Amin sudah meminta maaf atas kesalah-pahaman dengan lembaga kami” paparnya

Hasan juga menyebut, selaku Lembaga LPI TIPIKOR menyadari kesalah pahaman tersebut dan berharap dikemudian hari jangan ada yang salah menilai Lembaga yang melakukan investigasi, 
“Semoga tidak akan ada lagi Pengusaha pupuk di Lamongan dan Gresik ceroboh dalam menilai lembaga atau memandang negatip profesi yang diemban oleh seseorang.” pungkasnya.
(SB/Hsn priya sakti)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *