SUDUTBERITA.com – Samosir | Dalam rangka akselerasi pelaksanaan kebijakan daerah di Kabupaten Samosir, Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom mengeluarkan Peraturan Bupati Nomor 19 Tahun 2021 tentang Pedoman Pembentukan Staf Khusus Kebijakan Daerah Kabupaten Samosir. Kamis 24 Juni 2021

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Mangihut Sinaga menjelaskan,  pembentukan ini didasarkan pada dua pertimbangan utama. Pertama, pembentukan ini merupakan amanat UU Nomor 9 Tahun 2015  yang memberi kewenangan kepada Kepala Daerah untuk mengambil tindakan tertentu dalam keadaan mendesak yang sangat dibutuhkan oleh daerah atau masyarakat.

Kedua, pertimbangan ini juga merupakan upaya meningkatkan kualitas kebijakan dan akselerasi percepatan pelaksanaan kebijakan daerah untuk merealisasikan visi yang telah ditetapkan Pemerintah Kabupaten Samosir.

Secara teknis, Mangihut juga memaparkan bahwa pembentukan Staf Khusus memiliki kedudukan, tugas, dan fungsi yang mencakup Pembangunan Infrastruktur, Pemerintahan, Hukum, Politik, dan Reformasi. Birokrasi Pariwisata juga Ekonomi Kreatif dan Kesejahteraan Rakyat.  Budaya, Adat, dan Sosial Kemasyarakatan. Pertanian, Lingkungan Hidup dan Sumber daya Alam.

Mangihut juga menjelaskan kehadiran Staf Khusus ini akan memperkuat instrumen pada Pemerintahan Kabupaten Samosir dengan arah kebijakan sebagaimana program yang tertuang pada program 100 hari, 6 bulan, dan 1 tahun. 

Di samping alasan percepatan pembentukan ini juga merupakan  Organisasi Perangkat Daerah dengan prinsip penempatan orang sesuai dengan kompetensi dan kualifikasinya (the right man on the right place).

Lebih rinci, Staf khusus juga memiliki kewajiban dan hak pengangkatan juga pemberhentian hingga pembiayaan. Dengan tugas pokok dan fungsi ini, pengelolaan kebijakan-kebijakan daerah dalam tugas manajerial yang diemban Bupati Samosir akan lebih terorganisasi dengan baik, terarah, konseptual, konsisten, dan berkesinambungan dengan prinsip membangun sinegitas secara internal maupun eksternal kepada para pihak yang berkaitan langsung atau tidak langsung dengan Pemerintah Kabupaten Samosir, kata Mangihut.

Selanjutnya Vandiko juga menyampaikan terima kasih atas masukan-masukan konstruktif dari banyak pihak terkait pembentukan Staf Khusus ini dan menerimanya sebagai suatu dinamika dalam proses pencapaian visi dan misi Kabupaten Samosir,. Ucapnya

(SB/Hard’s)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *