SUDUTBERITA.com – Sidoarjo | Proyek pembangunan Plengsengan penahan tanah di Dusun Sirapan Krajan Desa Kemangsen kecamatan Balongbendo kabupaten Sidoarjo, Jawa timur, yang menggunakan anggaran Dana Desa (DD) tahun 2021  diduga siluman. Lantaran tak adanya papan proyek di lokasi pembangunan tersebut.

Dari data yang dihimpun di lokasi, Pembangunan plengsengan/ penahan tanah, tersebut berlokasi di RT 019/ RW 07 

“Seharusnya ada papan proyek agar masyarakat tahu sumber anggarannya dari mana, besaran anggarannya berapa?, terus ukuran panjang dan ke dalamannya. yang dikerjakan berapa?. Kalau tidak ada papan proyeknya kayak gini masyarakat jadi tidak tahu,” ujar salah satu sumber masyarakat sekitar proyek, kepada Awak media ini yang enggan namanya dipublikasikan. Jum’at 27/08/21

Sumber lain menyebutkan, dalam aturan Perpres mengatur regulasi setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek.

“Papan proyek gunanya memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pengerjaan proyek tersebut. Kalau tidak ada, bagaimana masyarakat bisa ngerti,”terangnya.

Masih menurut sumber  SUDUTBERITA.com, tidak adanya papan proyek di Desa Kemangsen itu, juga diduga menyalahi aturan sesuai dengan Undang – undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

“Tidak dicantumkannya papan nama proyek tersebut bukan hanya bertentangan dengan Perpres. Tapi juga tidak sesuai dengan semangat transparansi dan keterbukaan terkait informasi pada masyarakat,”tegasnya.

Selain itu, spek dan struktur hitungan bangunan juga menuai tanda tanya. Sebab masih diragukan kualitas dan mutu bangunannya. Oleh karena itu, menurut narasumber, “Jangan disalahkan kalau masyarakat menduga bahwa proyek tersebut proyek ‘Abal Abal’, Asal jadi” pungkasnya..

Sementara Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 29/PRT/M/2006 (Permen PU 29/2006), tentang Pedoman Persyaratan Teknis Bangunan /Proyek Dengan Dana Negara, serta Permen PU 12/2014 atau Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 12/PRT/M/20014 disebutkan, salah satu terkait persyaratan penampilan bangunan, yang salah satunya memperhatikan aspek tapak bangunan, termasuk pemasangan papan nama proyek untuk memperhatikan keamanan, keselamatan keindahan dan keserasian lingkungan. Selain itu, agar masyarakat mengetahui sumber anggaran, besaran anggaran maupun volume.(SB/Hsn/Min)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *