SUDUTBERITA.com – Kotabumi (Lampura) | Proyek Drainase Program Kotaku yang dikerjakan oleh Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) Karya Bakti Kotabumi Ilir Kecamatan Kotabumi Lampura, diduga pekerjaan nya asal jadi. 

Dimana Pekerjaan Drainase  Program Kotaku ini mendapat sorotan dari DPC LSM Lembaga Pemberantas Korupsi ( LPK ) Lampung Utara. Minggu (4/5/21).

Sekertaris LSM DPC LPK Lampura Andre, saat dikonfirmasi media mengatakan, hasil temuan DPC LPK Lampura saat turun ke dua Lokasi, Lingkungan V dan Lingkungan II Kotabumi Ilir, dalam  Program Kotaku dengan nilai Rp. 295.000.000,- dengan panjang Pekerjaan Drainase 2.686 meter, diduga pekerjaan proyek tersebut dikerjakan asal jadi.

Dilanjutkannya, “Sangat disayangkan pekerjaan proyek Kotaku yang nilai cukup besar namun dikerjakan semaunya, jadi seakan-akan tidak memperhatikan kualitas pekerjaan. Proyek tersebut sebenarnya baru seumur jagung namun pekerjaannya sudah banyak yang rusak, ditambah tidak ada kualitas pekerjaan, sehingga tertimpa hujan banyak yang terkelupas,” terang Andri.

Mengapa dikatakan asal jadi, menurut DPC LPK Lampura, pekerjaan tersebut hanya dipoles dengan semen, sehingga menguntungkan orang-orang tertentu saja. Ditambah pekerjaan proyek Kotaku masih ada kekurangan lebih kurang 100 meter, ini keterangan dari konsultan Kotaku.

Olek karenanya Andri berharap APK dapat menindaklanjuti hal tersebut,
“Diharapkan bagi penegak hukum (APH), dapat menindaklanjuti pemberitaan setiap media, namun apabila tidak ada tanggapan DPC LPK Lampura siap membuat laporan atau pengaduan ke Aparat Penegak Hukum (APH) dengan data-data yang kami miliki.” jelas Andre.

“Sebagai Kontrol Sosial LSM DPC LPK Lampung Utara, akan membuat laporan Kegiatan Drainase Program Kotaku dengan anggaran 2021, Kelurahan Kotabumi Ilir ke Kejaksaan Negeri Kotabumi, DPL LPK akan memberikan bukti-bukti yang di telah dimiliki dan kumpulkan.” tutup Andre. 
(SB/Brem/DN).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *