SUDUTBERITA.com – Kutai Barat | Kepala Dinas Kesehatan Kutai Barat dr. Ritawati Sinaga menyebut pelaksanaan vaksinasi Covid-19 sampai tahap kedua di Kabupaten Kutai Barat baru mencapai 10 persen.

Saat dihubungi awak media lewat sambungan Seluler, Selasa, 23 Maret 2021, Ritawati mengatakan pemerintah terus menggiatkan vaksinasi di Kutai Barat untuk menjangkau kelompok sasaran.
 
Pada tahap pertama (ke-1), capaian dosis vaksinasi di Kutai Barat telah dilakukan kepada 5.061 orang atau sebesar 16,0 persen. 
Kemudian capaian dosis kedua (ke-2) sebanyak 3.018 orang atau sebesar 9,6 persen. 

Kadiskes Kubar itu juga membeberkan rekapitulasi vaksin COVID-19 Kubar per 20 Maret 2021, target sasaran vaksinasi Sinovac itu sebanyak 31.575 orang. 
“Pada vaksin dosis 1 menyasar publik sebanyak 3.108 orang. Kemudian Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) sebanyak 1.907 orang, dan Lansia berjumlah 46 orang.
Pada vaksinasi dosis 2 menyasar publik sebanyak 1.199 orang, SDMK berjumlah 1.819 orang, dan Lansia sebanyak 0 alias nihil.” bebernya. 

Rita juga menyebut vaksinasi COVID-19 akan terus berlanjut di Kutai Barat dikarenakan kondisi paparan COVID-19 di wilayah Kutai Barat mengalami kondisi turun-naik. 

Ia menambahkan per Senin (22/3/2021), ada 2 orang yang terkonfirmasi positif terpapar COVID-19. Karena itu, vaksinasi di Kutai Barat akan digencarkan

Masih kata Kadis Kesehatan Kutai Barat, ia juga menambahkan, laporan harian COVID-19 Kubar per 22 Maret 2021 jumlah suspek 579, probable ada 6, konfirmasi 2.569.

“Penambahan 2 kasus konfirmasi COVID-19, yaitu KBR 2.568 – 2.569,” tuturnya.

Sementara itu jumlah kematian sudah sebanyak 50 orang, kontak erat 7.677, jumlah kasus konfirmasi yang dirawat di rumah sakit ada 8 orang. 
“Yaitu KBR 2240, 2423, 2428, 2163, 2379, 2523, 2524, dan 2494,” ungkap Rita. 

Lebih lanjut Rita mengatakan, pasien konfirmasi yang menjalani isolasi mandiri sebanyak 323 orang, dengan jumlah kasus yang diambil spesimen 8.887, pelaku perjalanan 64.912, kasus konfirmasi yang selesai isolasi 2.188 (penambahan 8 pasien selesai isolasi), serta kasus discarded 7.366. 

Kadiskes Kubar berharap vaksinasi di Kutai Barat bisa menekan penyebaran wabah Covid-19. 

(SB/PSB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *