SUDUTBERITA.com – Kutai Barat (Kaltim) | “Segera koordinasi dan jalin komunikasi dengan masyarakat setempat sehingga pelaksanaan tugas dapat berjalan baik dan lancar.” 

Pesan tersebut diucapkan Kapolres Kutai Barat Irwan Yuli Prasetyo kepada pejabat baru saat diwawancarai awak media setelah selesai pimpin Serah Terima Jabatan di Polres Kutai Barat. Sabtu (12/06/21)

Sertijab dilakukan untuk pergantian 3 pejabat Kepolisian dilaksanakan di Polres Kutai Barat Polda Kalimantan Timur.

Adapun pejabat yang menjalani sertijab adalah,:
Pertama Kasat Reskrim AKP. Iswanto berpindah tugas ke Polresta Samarinda dengan tugas baru sebagai wakil kasat Resnarkoba. Dan posisinya digantikan Iptu I Made Suryadinata yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Tenggarong Seberang Polres Kukar.

Kedua, Iptu Frans Taruk Allo mendapat jabatan baru sebagai Kasubbag Binops Bagian Operasional Polres Kubar, sementara Iptu Sunarto yang sebelumnya menjabat Kaurbinopsnal Sat Sabhara Polres Kubar dipromosikan menjadi PS. Kapolsek Damai.

Terakhir Iptu Andreas T.P. mendapatkan promosi jabatan sebagai Kapolsek Bentian Besar,
menggantikan AKP Djoko Purwanto, yang dimutasi sebagai Kasubbagpullahjianta Bagdalops Roops Polda Kaltim.
Iptu Andreas sebelumnya menjabat Kasubbag Humas Polres Kubar .

Dalam sambutannya Kapolres Kubar AKBP Irwan Yuli Prasetyo,  mengapresiasi pejabat Polres yang lama serta mengucapkan selamat kepada 3 pejabat baru.

“Terima kasih buat pejabat yang lama AKP Iswanto, Iptu Frans, dan AKP Djoko yang sudah bekerja dengan baik, dan juga selamat kepada pejabat yang baru agar cepat menyesuaikan,” ucapnya.

Kepada media ini Kapolres menjelaskan pergantian pejabat polri merupakan kegiatan rutin organisasi dimaksudkan untuk penyegaran,

“Pergeseran sih sudah rutin. Ini sudah menjadi rutinitas organisasi, penyegaran dalam sebuah organisasi.
Jadi ada 3 satuan yang dipindah, yaitu kasat Reskrim, Kapolsek Bentian dan Kapolsek Damai,” jelas Kapolres.

Irwan juga menjelaskan pergeseran dilakukan selain masa dinas yang sudah lama, ada yang  untuk mengambil job kepangkatan lebih tinggi.

“Karena untuk pak Kasat Reskrim masa dinasnya sudah hampir 2 tahun, kemudian Kapolsek Bentian juga harus mencari job Kompol. Kemudian untuk pak Frans karena memang sudah mendekati masa purna sehingga harus ada penyegaran pergantian.” jelas Kapolres Kutai Barat.
(SB/PSB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *