SUDUTBERITA.com – Kutai Barat (KALTIM) | Kebisingan yang timbul diakibatkan penggunaan knalpot racing (brong) pada kendaraan bermotor sangat mengganggu, Satuan Lalulintas (Sat Lantas) Polres Kutai Barat turun ke lapangan gencar lakukan sosialisasi tentang larangan penggunaan knalpot brong.

Adapun salah satu bentuk kegiatan adalah dengan mendatangi langsung beberapa bengkel dan memberi himbauan pelarangan penggunaan knalpot racing/brong. 

Kapolres Kutai Barat AKBP. Irwan Yuli Prasetyo S.IK., melalui Kasat Lantas Polres Kubar, AKP Alimuddin, S.H., mengatakan selain sosialisasi juga berharap pengendara patuhi UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalulintas dan Angkutan Jalan.

“Kami melakukan sosialisasi dan himbauan dengan cara mendatangi bengkel kendaraan bermotor tentang pelarangan menggunakan knalpot brong sesuai pasal 285 ayat 1,” aku AKP Alimuddin, Selasa (08/06/21)

Kasatlantas berharap agar masyarakat bisa menyadari jika penggunaan knalpot brong bisa mengganggu kenyamanan masyarakat terlebih pada malam hari.

“Penggunaan knalpot brong atau racing menganggu kenyamanan dan meresahkan masyarakat terutama ketika malam hari,” tutur Kasat lantas.

Oleh karena itu, Alimuddin meminta masyarakat untuk lebih menaati peraturan lalulintas termasuk diantaranya pelarangan terhadap penggunaan knalpot brong.

Sementara untuk pelanggaran atas penggunaan knalpot tidak sesuai standar SNI, sebut Kasatlantas akan dikenakan pidana kurungan atau denda,

“Terhadap pelanggaran knalpot yang tidak sesuai standar SNI dapat dikenakan pasal 285 ayat ( 1 ) junto pasal 106 ( 3 ) junto pasal 48 ayat ( 2 ) dan ayat ( 3 ) UU No 22 Tahun 2009 dengan pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp. 250.000.” kata Kasat Lantas Polres Kubar mengakhiri pernyataannya.  

(SB/Awang Dedi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *