SUDUTBERITA.com – KUTAI BARAT (Kaltim) | Kejaksaan Negeri (Kejari) Kutai Barat serius tangani kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan seragam anak sekolah di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Barat (Kubar).

Guna mendalami kasus tersebut Tim Pidsus Kejari Kubar melakukan penggeledahan di Disdikbud, Jalan Pusat Perkantoran, Komplek Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Kubar, Selasa (21/9/2021).

BACA JUGA : Terkait Dugaan Korupsi 5 M pengadaan Seragam Sekolah, Tim Kejari Kubar Geledah Kantor Disdik Kutai Barat

Dalam keterangan persnya, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kubar, Bayu Pramesti SH, melalui Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Iswan Noor SH yang didampingi Kasi Intel Kejari Kubar, Ricky Rionart Pangabean SH, mengatakan, penggeledahan ini dilakukan untuk melengkapi alat bukti.

“Alat bukti berupa surat dan lainnya, dalam dugaan kasus korupsi pengadaan seragam untuk anak sekolah di Disdikbud Kubar tahun anggaran 2018,”beber kasipidsus di lobby kantor Disdik Kubar seusai penggeledahan. Selasa 21/9/21

Adapun Tim Pidsus Kejari Kubar melakukan penggeledahan sekaligus di 2 (dua) tempat yang berbeda.

“Pertama di Disdikbud dan kedua di Dinas Penanaman Modal Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kubar,”terang Iswan.

“Hal ini untuk memperkuat alat bukti dugaan kasus di Disdikbud Kubar, yang telah memakan anggaran kurang lebih 5 (lima) Milyar Rupiah pada tahun 2018,”sambungnya.

Foto : Silvanus Ngampun saat ditemui Kasipidsus Iswan Noor & Kasiintel Ricky R. Panggabean

Sedangkan tempat yang disisir oleh tim penyidik untuk mencari berkas-berkas yang menyangkut proyek pengadaan seragam sekolah tersebut adalah ruang Kasubag Keuangan, Kasubag Perencanaan, Evaluasi, dan Program, Kabid Pembinaan dan ruang arsip dibagian Umum Disdikbud Kubar.

“Sebab mata anggarannya masuk bagian Umum, maka dibagian itulah yang diperiksa,”ungkap Kasi Pidsus.

“Selama proses penggeledahan, pihak Disdikbud dan DPMPTSP juga sangat koperatif. Serta membantu dalam proses pengumpulan alat bukti yang ada,”tambah Iswan Noor SH.

BACA JUGA : Klaim bekerja Sudah Sesuai Aturan Dalam Pengadaan Seragam Sekolah. Terus Apalagi Masalahnya pak Jaksa?

Namun demikian pihak Kejari Kubar mengaku sampai saat ini belum menetapkan tersangka pada kasus tersebut.

“Semua akan dinilai dari berapa kerugian negara akibat kasus ini. Ditambahkan dengan bukti – bukti yang cukup, barulah kita bisa menetapkan tersangkanya,”katanya.

“Sementara untuk saksi, sudah ada 7 (tujuh) orang yang dimintai keterangan atas kasus ini,”aku Iswan.

Sedangkan Dinas terkait dinyatakan kooperatif ketika dilakukan penggeledahan.

“Selama penggeledahan mereka kooperatif. Baik yang di dinas Pendidikan maupun DPMTSP mereka kooperatif dan membantu mencari alat-alat bukti.” aku Iswan.

BACA JUGA : Di Disdikbud Kutai Barat, Tercium Bau Tak Sedap Pengadaan Seragam Sekolah

Sebelumnya diberitakan media ini, pihak Kejaksaan telah meningkatkan status penyelidikan menjadi penyidikan dalam kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada kegiatan Pengadaan seragam Anak Sekolah pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Barat Tahun Anggaran 2018.

“Sejak 28 Agustus 2021, status dari penyelidikan naik jadi penyidikan,”sebut Kepala Kejari Kubar, Bayu Pramesti SH MH, ketika itu dalam Konferensi Pers di Kantor Kejari Kubar, Sendawar. Kamis 2/9/21

Foto : Tim Kejari dengan BB yang disita tim kejaksaan

Mengakhiri penggeledahan Tim Pidsus Kejari Kubar keluar dari Gedung Disdikbud dengan membawa beberapa dus dan box yang berisi berkas alat bukti.

Dari pantauan media ini, kegiatan penggeledahan di 2 (dua) Dinas dilingkungan Pemkab Kubar berlangsung selama kurang lebih 3 Jam. Dimulai sejak pukul 14.00 dan berakhir pukul 17.00 Wita, berjalan dengan lancar.
(SB/PSB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *