SUDUTBERITA.com Kutai Barat, Kaltim – Entah apa maksud dan tujuan mengunggah status di media sosial Facebook, melalui akun pribadinya pada tanggal 18 Nopember 2019 sekira pukul 19.32 wita, Yamin Rasyid Jaurangga mengatakan:
“Seumur hidupku bru aq ketemu sna jurnalis yg kerja cmn bgikn beritax orang lain, berita yg ditulisx sdri blm pernah lagi, maka aq liat petantng penteng bawah rnsel bwah kamera.”

Sontak tulisan tersebut mengundang rasa ketidaknyamanan dan ketersinggungan para awak media. Status yang diunggah tersebut telah mengundang beraneka tanggapan dari netizen dengan 24 komentar. Yang kemudian postingan tersebut di screenshoot oleh pengurus AJK.

Setelah membaca Screenshoot yang dibuat oleh pengurus AJK serta mencerna status tersebut, puluhan Wartawan dari berbagai media Cetak maupun Online merasa tersinggung dan merasa dilecehkan dengan tulisan status tersebut.

Ketua AJK Alfian Nur menyatakan :
” Tulisan pada status Yamin Rasyid Jaurangga itu jelas mengandung unsur ujaran kebencian kepada Wartawan / Jurnalis dan memprovokasi netizen lainnya.”
Juga Imran Yusran D, Sekretaris AJK menyatakan:
” Saya keberatan atas tulisan Yamin Rasyid Jaurangga yang tidak beralasan menyerang profesi kami sebagai Wartawan/Jurnalis.”

Akhirnya puluhan wartawan yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum Asosiasi Jurnalis Kutai Barat – Mahulu (AJK) yang dipimpin Ketua Umum dan didampingi Sekretaris Umumnya Imran mendatangi Mapolres Kutai Barat untuk menyerahkan surat pengaduan bernomor : 01/sekret-AJK/laporan Pol/KBR-MU/XI/2019, perihal: Dugaan Pencemaran Nama Baik Jurnalis, tertanggal,22 Nopember 2029.

Setelah menerima Surat Tanda Penerimaan Pelaporan (STPL) Alfian Nur langsung menyerahkan ke bagian Reskrim Polres Kutai Barat dan diterima Briptu Heru Asep Kawirian selaku Penyidik Pembantu, yang langsung mengintrogasi Alfian Nur berkaitan adanya laporan pengaduan: L.Peng/128/XI2019 tanggal 22 Nopember 2019 dengan 12 pertanyaan.

Usai dilakukan introgasi sekira pukul 16.00 wita, Alfian menandatangani berita acara introgasi bersama penyidik pembantu Bripka Harianto, SH. (Paul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *