Sudutberita.com, Madina (SUMU) – Dana Desa (DD) setiap tahun di kucurkan Pemerintah Pusat, bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Desa sipenerima Dana Desa bukan untuk membangun yang telah di bangun Pemerintah Kabupaten,seperti yang di lakukan oleh Pemerintah Desa Sibanggor jae kecamatan Puncak Sorik Marapi Kab Mandailing Natal.

Hal pembangunan di Desa Sibanggor jae yang sumber dananya dari DD yang di duga tidak pada tempatnya yaitu jalan lingkar Desa si banggor jae .jalan lingkar desa Sibanggor jae yang telah di bangun Pemerintah Kab Mandailing Natal beberapa tahun yang lalu di perlebar oleh Kepala Desa Sibanggor Jae Muktar.

Hal pelebaran jalan lingkar Desa si banggor jae ,ketika di konfirmasi wartawan Sudutberita.com Kepala Desa Sibanggor jae Muktar beberapa waktu lalu di jembatan merah ,Muktar mengatakan dengan nada enteng ,saya (Muktar kades sibanggor jae) telah memberikan hak sepenuhnya kepada TPK ( tim pelaksana kegiatan ) dan saya minta pada mereka untuk mengerjakan dengan baik sesuai dengan Rencana Angggran Biaya ( RAB) katanya pada Sudutberita.com, ketika di tanya kenapa dibuat DD untuk pelebaran jalan.

Menurut Muktar apa salah kalau di perlebar jalan tersebut ,ketika di tanya kembali apa ada izinnya di bangun dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang jelas yang membuat RAB kami adalah orang dari kantor Bupati kata Muktar.

Henri Husein Nasution Ketua DPD JPKP Kab Mandailing Natal yang terus menerus berdampingan dengan Wartawan Sudutberita.com melakukan Investigasi terkait dana Desa, Henri Husein menilai Kepala Desa Sibanggor jae melemparkan kesalahannya terhadap TPK Dana desa yang di duga bermasalah ,kalau di tinjau dari RAB proyek Dana desa di desa Sibanggor jae, salah satu contoh pengadaan kayu untuk papan cor dengan harga Rp.3.890.000,- permeter kubik, tidak mungkin kata Henri.

Menurut Henri, Kades sibanggor jae terlalu mengada ada tentang penggunaan Dana Desa .kita dari DPD JPKP segera akan membuat laporan Kepada inspektorat Kab Madina setelah itu kita lanjutkan ke Polres Madina dan kejaksaan Negeri Panyabungan, kita hanya membuat laporan saja data-data di lapangan sudah cukup dan APBDesa dan RAB Desa Sibanggor jae telah kita pegang kata Henri mengahiri pembicaraan. ( Mrb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *